SURGA TERSEMBUNYI DI LEBAKGEDONG
SURGA TERSEMBUNYI DI LEBAKGEDONG
Jika anda sedang sumpek dengan kehidupan kota, bosan dengan bisingnya suara kendaraan atau polusi suara,polusi udara yang tak henti, ingin menikmati suasana alam pegunungan yang adem,tentram dan damai Jawabannya datang saja ke Lebakgedong. Pertanyaan selanjutnya, Lebakgedong ? Di mana itu ? Lebakgedong adalah metamorposis dari kecamatan Cipanas yang berada di Kabupaten Lebak- Banten, daerah yang masih lugu,asri dan nyaman tersimpan pesona yang memancar dari hijaunya pohon-pohon , sawah-sawah terhampar,sungai yang melingkar bak ular, yang menyimpan destinasi baru yaitu Arung Jeram Sungai Ciberang, ada juga tempat sejarah yaitu Situs Kosala peninggalan zaman Batu,curug Pancuran,curug Cihear,wisata hutan pinus dan Jembatan Kaca di Lereng Sibolang
Sungai Ciberang adalah salah satu tujuan wisata alam terletak di kampung Muara,desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Sungai yang bersumber dari pegunungan Halimun – Salak masih tetap terjaga kealamiannya dan merupakana sumber kehidupan bagi masyarakat sekitarnya. Selain sebagai sumber kehidupan,sungai ini juga mulai menjadi daya tarik wisata khususnya bagi wisatawan yang senang berolahraga arung jeram. Karena deras air yang menantang adrenalin dan debit air yang mengalir dari hulu sungai Ciberang.
Lintasan arung jeram di sungai Ciberang sangat menantang karena banyak arus deras yang berkelok dan akibat terhalang bebatuan yang cukup besar, selama perjalanan sampai finish kita akan disambut dengan keindahan nuansa pemandangan alam yang indah,ditepi sungai ini terdapat pepohonan yang beraneka ragam,tebing-tebing yang unik,dan berbagai macam bentuk bebatuan. Selain itu, disekitar sungai juga terdapat area pesawahan dan perkebunan yang menghijau. Semua pemandangan ini merupakan daya tarik tersendiri.
Selain pesona alam Arung Jeram sungai Ciberang di Lebakgedong ada sebuah situs yaitu Situs Kosala. Situs Kosala adalah sebuah situs megalitik yang terdapat di kampung Lebaksangka ,Desa Lebakgedong ,Kecamatan Lebakgedong, kabupaten Lebak, situs ini dibilang situs yang komplit dengan berbagai jenis batu khas peninggalan kebudayaan zaman batu tersebut, diantaranya adalah menhir,punden berundak,altar dan juga arca sampai sekarang situs ini kondisinya masih tetap terjaga dengan mempertahankan nilai-nilai sejarahnya bahkan banyak sejarawan yang sering datang kesitus ini seperti prof. Nina Lubis sudah pernah berkunjung. Menurut Ama Uden yang memelihara dan merawat situs ini sudah di bangun sebelum masehi sering digunakan sebagai titik pertemuan para raja dari Pulau Jawa “di sini ada tujuh petilasan atau singasana salah satunya milik Prabu Siliwangi ,Raden Kian Santang,Uyut Sajira dan Ki Menes.
Curug Pancuran artinya adalah air yang memancar sesuai dengan namanya ,curug tersebut memancarkan air yang sangat deras dan indah berada di Kampung Cibarani, Desa Lebaksangka,Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak namun untuk bisa menikmati keindahan kesegaran air terjun ini dibutuhkan perjuangan tersendiri karena sebagian besar infrastrutur jalan menuju curug masih menantang akses jalan menuju lokasi curug hanya bisa dilewati dua motor namun perjuangan anda akan terbayar setelah melihat pemandangan curug ini
Curug Cihear terletak di gunung leutik di dalam Kawasan Gunung Halimun Salak antara desa Cigobang, Kecamatan Lebakgedong sepanjang jalan menuju curug ini dengan pemandangan hamparan flora yang indah juga akan kita jumpai berbagai fauna yang langka seperti Elang Jawa,monyet, dll
Selanjutnya Jemabatan Kaca yang berada di Lereng Sibolang yang berlokasi di kampung Cinyiru,Desa Banjarsari KecamatanLebakgedong ini cocok sebagai spot selfie atau spot recreation di sebuah cafe dengan keindahannya suasana Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan angin segar ini bisa menghilangkan rasa suntuk setelah sepekan dkantor.
Lebakgedong selain pesona alam,wisata pra sejarah juga punya makanan yang khas yaitu Cangkaleng atau Caruluk atau kolang kaling yang merupakan buah dari pohon aren, Cangkaleng ini salah satu sajian khas selama ramadhan hidangan manis ini menjadi favorit masyarakat saat berbuka puasa yang pengolahannya menggunakan gula merah aren.
Masyarakat Lebakgedong juga terbiasa membuat gula merah atau gula aren disebut gula aren karena terbuat dari pohon aren yang disadap di ambil airnya lalu di panaskan sampai mendidih mengepul asap yang memancarkan aroma khas gula aren ini memiliki manfaat sebagai salah satu bahan dasar pembuatan makanan dan minuman, rasanya yang manis dan legit serta nikmat, gula aren juga memiliki kandungan kalori tidak tinggi, dari segi kesehatan yaitu mampu mencegah terjadinya anemia karena kandungan zat besi cukup tinggi, manfaat lain yaitu mampu memperlancar peredaran darah pada tubuh, mampu meningkatkan daya tahan alias imunitas tubuh sehingga tubuh selalu merasa segar dan fit dalam beraktifitas,
Selain itu Lebakgedong juga punya buah yang setiap tahun musim, buah ini di benci tapi banyak juga yang memuja buah yang dianggap ‘ rajanya buah’ yaitu ‘buah durian’ Kalau musim panen tiba gubuk-gubuk kecil di pinggiran sepanjang jalan akan ramai yang menjajakan buah ini bahkan Bupati Lebak Desember 2018 dalam rangka Ulang tahun Lebak mengadakan pesta bersama masyarakat Lebak yaitu menyediakan 1000 (seribu ) buah durian dan buah lainnya seperti manggis,rambutan,nangka dan lain-lain masyarakat boleh memakannya di tempat dengan geratis sehingga berbondong-bondong masyarakat lebak dari semua kecamatan dan desa ingin ikut pesta.
Penulis
Nama : Iin Sulastini, S.Sos
Keren, destinasi yang cantik
BalasHapusLebakgedong memang mantap 👍
BalasHapusLuar biasa memang Lebakgedong is the best
BalasHapusApalagi kalau pembangunan jalan raya bujal - muhara sudah selesai makin ramai aja wisatawan lokal LG semoga makin maju
BalasHapusMuantafff surataff....untuk LG dan Bu Hj. Iin.....trims.atas infonya....!!! Luar biasa....biasa di luar.....he..he...he
BalasHapusSemangat Wisata Lebakgedong
BalasHapusLebakgdong Memang Beda..
BalasHapus